Langsung ke konten utama

Guru PAUD yang menginspirasi dari Kecamatan Kahaungu Eti, Kabupaten Sumba Timur

 anedjara.com - Ata Milla Meha, S.Pd. adalah seorang PAUD di Kabupaten Sumba Timur yang menginspirasi banyak orang sampai pada tingkat nasional. Profil yang bersangkutan pernah dipublikasi dalam kegiatan Konas Gereja dan Pendidikan Kristen di Indonesia yang diselenggaran oleh Majelis Pendidikan Kristen bertempat di Grand Empire Palace Hotel, Surabaya. Beliau terpilih menjadi salah satu Guru Pahlawan (berdasarkan kriteria dari Yayasan Trampil Indonesia).

Ibu Ata menyelesaikan studi S1 PGPAUD dengan memperoleh gelar Sarjana Pendidikan (S.Pd) dari Universitas Terbuka dan disponsori oleh Yayasan Trampil Indonesia dalam kesehariannya, selain sebagai pendidik di PAUD, juga sebagai istri pendeta dan juga petani di daerah yang sulit dijangkau berkaitan dengan akses (jalan). 

Ata Milla Meha, S.Pd.

Ibu Ata Milla Meha menjabat sebagai Kepala Sekolah/Pengelola PAUD di KB Adjarmanu 51 Wairara semenjak PAUD itu didirikan. Satuan Pendidikan tersebut telah memiliki NPSN dan terakreditas B. Mengawal satuan pendidikan untuk memperoleh akreditas B di daerah terpencil dengan berbagai keterbatasan bukanlah hal yang mudah. Butuh kegigihan, kerja keras, pengorbanan, kolaborasi dengan berbagai pihak, hingga bisa mencapai hal tersebut. 

Tidak sampai disitu, ibu Ata Milla Meha yang tidak muda lagi secara usia masih bersemangat mengembangkan dirinya dalam penguasaan teknologi komputer, terlebih khusus yang berkaitan dengan program Microsoft Office. Saat ini ibu Ata mampu mengoperasikan komputer dengan sistem buta (10 jari) dan memahami secara baik bagaimana bekerja dengan Microsift Word dan Microsoft Excel. 

Kemampuan mengoperasikan komputer dengan sistem buta (10 jari) yaitu disaat mengetik, yang bersangkutan tidak lagi perlu melihat keyboard komputer/laptop sehingga pekerjaan lebih cepat diselesaikan dan juga mata terhindar dari melihat monitor dan keyboard dalm waktu yang lama. 

Untuk diketahui lebih lanjut, ibu Ata tidak mengikuti khusus komputer secara khusus selain belajar dari anaknya yang mengikuti pelatihan komputer di Yayasan Adjarmanu. Kemauan yang kuat disertai tindakan nyata yang dilakukan secara konsisten menghantarkannya sampai pada pembahaman yang baik terkait penggunaan komputer dan pengelolaan satuan pendidikan yang ia pimpin. 

Kiranya menginspirasi bagi rekan seprovesinya dan pembaca secara umum. 

Penulis: Ane Djara

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

KAMUS BUKU ALKITAB

Abib lihat Bulan. Abraham atau Abram Berasal dari Ur- Kasdim di Mesopotamia Selatan; dipang­gil untuk memasuki tanah Kanaan, di mana Allah mengadakan suatu perjanjian dengan dia. Bersama-sama dengan Ishak dan Yakub ia diakui sebagai nenek mo­yang bangsa Israel (Kej. 12-25). Dalam Perjanjian Baru diakui sebagai bapa "se­mua orang percaya” (Rm. 4:11). Adar lihat Bulan. Agripa Herodes Agripa II, keturunan Herodes Agung, raja di Palestina Utara (Kis. 25:13-26:32), bd. Herodes. Agustus Kaisar Romawi yang memerin­tah dari tahun 27 Seb. Mas. sampai tahun 14 Ses. Mas. (bd. Luk. 2:1). Ahli Taurat Pengajar dan penafsir Per­janjian Lama, khususnya kelima kitab Musa (Taurat atau Pentateukh). Aleluya lihat Haleluya. Alkitab lihat Kitab Suci. Amin Kata Ibrani yang berarti: pasti! sungguh! benar! Anak Allah Israel disebut anak Allah atau anak sulung Allah (Kej. 4:22-23; Hos. 11:1). Demikian juga raja Israel, keturunan Daud (2Sam. 7:14; Mzm. 2:7). Tetapi ...

Menuju RAKERNAS III - Majelis Pendidikan Kristen di Indonesia

anedjara.com - Waingapu, 18 Oktober 2024, Yayasan Adjarmanu (DJA) menerima email dari MPK yang isinya menerima Yayasan Adjarmanu sebagai anggota MPK. Hal tersebut merupakan tindak lanjut dari permohonan Yayasan Adjarmanu untuk menjadi anggota MPK.  Sesuai dengan AD/ART MPK, pengesahan Yayasan Adjarmanu menjadi anggota MPK dan penyerahan Sertifikat Keanggotaan akan dilaksanakan pada Rapat Kerja Nasional (Rakernas) III MPK pada bulan November 2024. Bagi saya pribadi, tentu ini menjadi kabar sukacita, tetapi disaat yang sama, baik keuangan secara pribadi maupun kelembagaan benar-benar dalam kondisi tidak ideal, sehingga terpikir untuk menyampaikan ke panitia agar diijinkan mengikuti kegiatan tersebut dari jarak jauh (daring). Sebelum hal tersebut saya sampaikan ke panitia secara resmi melalui email, ketua Yayasan Adjarmanu mengatakan ke saya, akan coba menghubungi salah satu panitia dan menanyakan, jangan sampai panitia bisa menolong biaya transportasi. Setelah dihubungi, panitia tida...

DARI BAHAN BEKAS UNTUK SESUATU YANG BERKELAS

DJANEWS - Yayasan Adjarmanu di bulan Juli - September 2024 banyak kegiatan bagi satuan pendidikan nauangan. Dimulai dari proses administrasi dalam kaitan pengurusan izin operasional satuan pendidikan, NPSN, DAPODIK, sampai pada workshop Kurikulum Merdeka bagi Satuan Pendidikan naungan Yayasan Adjarmanu.  Terkait hal tersebut, dibutuhkan fasilitas pendukung demi kelancaran kegiatan dimaksud. Salah satu yang menjadi kebutuhan adalah ketersediaan meja.  Disaat kegiatan sedang berlangsung, saya mengajar rekan RT yaitu ketua RT 12 yang juga merupakan bagian dari Yayasan Adjarmanu di bidang advokasi. Beliau adalah Julius Nazaerus Yesaya yang biasa dipanggil Madoke. Awalnya cuman mau pinjam gergaji karna saya mau buat meja darurat bagi guru.  Meja darurat berhasil dibuat dengan cara, menyusun papan yang ada dan bisa dijadikan meja untuk sementara. Tanpa basa basi, RT 12 mengatakan, mending bawa tripleks di tempat saya, trus kita kerja disana, biar lebih leluasa. Saya pun langsu...